Hasil Pencarian  ::  Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 28 dokumen yang sesuai dengan query subjek: "Compensation (law) -- Indonesia"
cover
ABSTRAK
Di Indonesia, tenaga listrik merupakan sarana penting bagi kehidupan bangsa. Tenaga listrik diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, baik untuk memenuhi keperluan rumah tangga, untuk keperluan usaha industri maupun untuk keperluan lainnya. Demikian pentingnya peranan tenaga listrik sehingga dalam percaturan bangsa-bangsa tenaga listrik sering digunakan untuk mengukur kemakmuran suatu bangsa. Usaha penyediaan...
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1987
S20067
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
Universitas Indonesia, 1987
S20046
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
Depok: Universitas Indonesia, 1983
S19494
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
Universitas Indonesia, 1985
S21806
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
Universitas Indonesia, 1995
S20589
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
Zainal Abidin Tamin, author;
1984
S-pdf
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
ABSTRAK
A. Masalah Pokok Program Keluarga Berencana Nasional bertujuan mengendalikan pertumbuhan penduduk agar serasi dengah perkembangan hasil pembangunan yang dicapai sebagai sarana pamenuhan kebutuhan hidup panduduk itu sendiri, Berdasarkan umpan balik dari BKKBN Pusat, terbukti bahwa: pada akhir Pebruari 1985 = 57,68 % dari pasangan:'Usia subur (PUS ) yang ada di...
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1985
S19859
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
ABSTRAK
Dalam skripsi ini, penulis membahas masalah ganti rugi karena perbuatan melanggar hukum secara umum, yang di atur di dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata BW. Masalah ganti rugi karena perbuatan melanggar hukum ini, menarik bagi penulis, karena kasusnya sering atau banyak kita jumpai di dalam pergaulan hidup bermasyarakat. Sementara itu, terdapat...
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1985
S19803
UI - Skripsi (Membership)  null
cover
cover
Dewi W. Retno Murni, author;
ABSTRAK
Dari sudut hukum Perdata, maka ganti-rugi dapat ditafsirkan sebagai hak dari pihak yang merasa dirugikan untuk menuntut haknya dari pihak yang merasa bertanggungjawab telah menimbulkan kerugian itu. Dan bagi pihak yang telah menimbulkan kerugian tersebut, ganti-rugi ditafsirkan sebagai kewajiban untuk mengembalikan kerugian tersebut.

Kewajiban untuk memberikan penggantian kerugian itu, dapat terjadi...
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1985
S-pdf
UI - Skripsi (Membership)  null
<<   1 2 3   >>