Hasil Pencarian  ::  Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 222 dokumen yang sesuai dengan query prodi: "Kajian Wilayah Jepang"
cover
Hani Wahyuningtias, author;
Pandangan usia tepat untuk menikah (kekkon tekireiki) telah mengalami perubahan. Dewasa ini, perkawinan tidak terkonsentrasi pada batas usia yang sempit, dan usia rata-rata orang Jepang pertama kali menikah bertambah tinggi. Adapun orang-orang yang tidak ingin terikat dalam tugas dan tanggung jawab dalam kehidupan berkeluarga lebih memilih untuk terus melajang (single...
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T13380
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Arza Aibonotika, author;
Pendahuluan Dalam studi-studi yang berkaitan dengan kebijakan industri Jepang (Komiya, 1988; Toshimasa, 1988), tahun 1960-an disebut-sebut sebagai Era Pertumbuhan Cepat (kodo keizai seichb/High-Speed Growth Era). Meskipun demikian banyak yang berpendapat bahwa pertumbuhan yang sangat cepat atau lebih dikenal dengan "Japanese Miracle" (keajaiban Jepang) itu dimulai pada tahun 1962, yaitu ketika produksi...
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T13408
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Tia Marta, author;
PENDAHULUAN Perkawinan antara orang Jepang dengan orang asing di Jepang sekarang ini tidak lepas dari sejarah. Pada saat Jepang melaksanakan politik sakoku (1639), pemerintah hanya memberi izin tinggal kepada orang-orang Belanda dan orang-orang Cina. Meskipun demikian, baik orang Belanda maupun orang Cina tidak diizinkan tinggal di daerah yang sama. Orang Belanda...
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T13414
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Rika Avianti, author;
PENDAHULUAN Masyarakat Jepang dikenal sebagai masyarakat yang sangat mencintai alam. Pada umumnya, mereka memberi perhatian besar terhadap fenomena-fenomena alam seperti gunung, sungai, bunga, burung, rumput-rumputan dan pohon-pohonan, yang kemudian gambaran tersebut mereka pindahkan menjadi motif-motif kimono. Mereka juga sangat menikmati perubahan-perubahan yang terjadi di alam, seiring datangnya pergantian musim. Mereka juga...
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T13415
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Dila Rismayanti, author;
Tesis ini merupakan hasil dari penelitian bidang kejepangan yang difokuskan pada penelitian bidang sosial dan sejarah, dengan sedikit menyinggung bidang politik dan hukum. Latar belakang tesis ini adalah Jepang pada masa perang Asia Pasifik 1931-1945 yang kental dengan semangat militerisme. Pada masa itu Jepang mulai mengobarkan perang atas Cina, dan...
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T13416
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Ligia Emila Muchtar, author;
ABSTRAK
Apabila orang berkunjung atau hidup di Jepang, maka akan terkesan dengan banyaknya ragam hadiah dan barang-barang yang dikemas dengan indah dan menggunakan kertas pembungkus yang terkesan mewah yang tidak murah.

Bila kita lebih lama lagi tinggal di Jepang, akan dapat menyaksikan kegiatan sosial khususnya mengenai beredarnya hadiah-hadiah pada waktu-waktu...
1997
T-Pdf
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Budi Saronto, author;
Dua puluh tahun yang lalu industri Barat terkejut, kagum dan terpesona melihat kemajuan industri Jepang yang dengan cepat berhasil melakukan penetrasi ke pasar dunia. Produk industri otomotif dan elektronik Jepang seakan-akan tanpa terbendung membanjiri pasar dunia, ternnasuk ke negara-negara Barat yang justru merupakan pelopor dikedua bidang tersebut. Krisis enerji dan resesi...
Depok: Universitas Indonesia, 1997
T-Pdf
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
I Made Sendra, author;
Latar Belakang
Sejak zaman Meiji (1868-1912) sampai Perang Dunia II, pertanian merupakan pekerjaan seumur hidup bagi 5,5 juta keluarga atau 13,7 juta orang penduduk Jepang, Sejak tahun 1870 80 % dari penduduk Jepang bermatapencaharian sebagai petani, tetapi dengan pertumbuhan penduduk angka tersebut menurun, meskipun jumlah petaninya secara absolut tetap sama. (Tadashi...
1997
T-Pdf
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Didik Trimardjono, author;
1997
T-Pdf
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
cover
Etty Kustiaty, author;
ABSTRAK
Benedict mengatakan bahwa kebudayaan Barat menekankan "dose", sedangkan kebudayaan Jepang adalah kebudayaan yang menekankan "malu". "Halu" (dalam bahasa Jepang disebut "haji"), adalah reaksi atas kritik atau pandangan orang lain, dalam masyarakat Jepang menjadi suatu pertimbangan penting dalam menata pola kelakuan { Benedict, 1948:104-106).

Sakuta yang mengkritik pandangan Benedict...
1994
T-Pdf
UI - Tesis (Membership)  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>