Deskripsi Lengkap :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership)

Regionalisasi IBM AS 400 pada Jaringan Komputer Bank X

Nomor Panggil T-pdf
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 1998
Program Studi
Kata Kunci :  
 Info Lainnya
Pengarang
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text
Tipe Media computer
Tipe Carrier online resource
Deskripsi Fisik xiv, 62 pages: illustration ; 30 cm + appendix
Catatan Bibliografi pages 62
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  •   File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-pdf 15-18-644721077 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 78513
ABSTRAK
Tesis ini membahas dua hal yang utama, pertama adalah pembahasan mengenai teknologi jaringan komputer dan kedua adalah suatu studi kasus tentang suatu jaringan komputer. Pembahasan teknologi jaringan komputer, membahas tentang Local Area Network yang meliputi pembahasan prinsip kerja dari CSMA/CD maupun Token Ring yang banyak digunakan oleh banyak pihak saat ini .Selain itu juga dibahas tentang konsep dan pengertian tentang lapisan-lapisan OSI sebagai salah sarana untuk menganalisa suatu jaringan. Kemudian dibahas tentang prinsip-prinsip protokol pada jaringan sebagai kelanjutan dari LAN, tesis ini juga membahas mengenai Internetworking serta Wide Area Network.

Pembahasan tentang Studi Kasus, mengambil topik regionalisasi AS-400 pada suatu jaringan komputer di suatu Bank terkemuka di Indonesia .

Pada awalnya Bank ini menerapkan pola desentralisasi pada sistem komputernya, dimana tiap cabang utama mempunyai dan mengolah sendiri sistem dan datanya. Pada saat jumlah transaksi masih sedikit karena Bank berkonsentrasi pada Corporate Banking masalah tidak terasa, namun pada saat ini, dimana Bank mulai terjun ke Retail Banking, masalah mulai tampak terutama pada sistem-sistem transaksi antar cabang serta sistem kantor pusat Kantor Pusat misalnya, mulai tidak efektif karena untuk menjalankan sistemnya, harus melakukan konsolidasi data yang tersebar di seluruh cabang

Masalah yang timbul kemudian dicoba diatasi dengan melakukan beberapa alternatif, dan akhirnya sampai pada keputusan melakukan perombakan besar dengan regionalisasi, yaitu sistem dan data yang tadinya dikelola Kantor Cabang, diambil alih oleh Kantor Pusat

ABSTRACT
Two main subjects are discussed in this thesis, basic network technology and a case study on computer network.

The subject on computer network discusses Local Area Network (LAN) covering the working principles of CSMAICD and Token Ring Network, both are very popular in Indonesia nowadays. The concept of OSI (Open System Interconnection) and protocols as tools for analyzing a network system are included. Internetworking and Wide Area Network (WAN) are also discussed as an introduction to large-scale networks.

The Case study discusses the regionalization of IBM AS 400 on computer network at one of Indonesia's Banks. Due to confidentiality reasons, it is with regret that the name of the bank cannot be disclosed.

The Bank used to focus their operations on Corporate Banking, implementing decentralized system on their computer network and information system. Each branch had and managed its own system and data. Since the number of Customers (mostly companies) were not that many at the time, there were only a few serious problems faced. When the bank started expanding its focus on Retail Banking, more specific problems began to arise due to the increasing number of customers and transactions. Interbranch transactions became ineffective due to the separate data locations. This situation gave rise to longer than necessary data consolidation time. It was clear that some actions were required to help the Bank's then existing system.

A number of alternatives were tried out, resulting in a final decision: to centralize the system through regionalization, where both data and system which were originally managed by each branch, is now taken over by the central office.