Deskripsi Lengkap :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal

Generasi milenial dan demokrasi di era digital / Dani Miftahul Akhyar

Nomor Panggil 330 ASCSM 48 (2020)
Pengarang
Subjek
Penerbitan Jakarta: The Ary Suta Center, 2020
Kata Kunci :  
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan
ISSN19797001
Majalah/JurnalThe Ary Suta Center
VolumeVol. 48, Januari 2020: Hal. 93--108
Tipe Konten text
Tipe Media unmediated
Tipe Carrier volume
Akses Elektronik
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lt 4, R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
330 ASCSM 48 (2020) 03-21-943153437 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20511508
Makalah ini mengupas peran strategis generasi muda milenial dalam pergerakan demokrasi sebuah negara. Di indonesia, akhir-akhir ini ini peran generasi milenial di pemerintahan makin signifikan dengan diangkatnya mantan CEO Gojek Nadeem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipilihnya tujuh staf presiden berusia milenial. Usia mereka masih sangat muda, tapi prestasi mereka sudah mumpuni. Karya dan nama mereka membesar seiring dengan pemanfaatan teknologi digital secara kreatif dan aktif. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di manca negara. Isu yang menarik untuk dibahas adalah, apakah peran mereka di ranah demokrasi akan mampu membawa perubahan yang signifikan bagi bagi negaranya? Atau mereka hanya dijadikan 'alat' bagi kekusasaan untuk mengambil hati dan suara kaum milenial untuk kepentingan penguasa? Apapun motifnya, satu hal yang bisa menjadi pelajaran penting. Media sosial memiliki kekuatan politik sangat powerful hingga mampu menumbangkan rezim-rezim dan kini menjadi salah satu penentu keberhasilan demokrasi sebuah negara.