Deskripsi Lengkap :: Kembali

UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir

Penetapan prioritas process area CMMI-DEVserta konsekuensinya : studi kasus DTS = CMMI-DEV process area prioritization and its consequence : DTS case

Nomor Panggil TA-pdf
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2014
Program Studi
Kata Kunci :  
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text
Tipe Media unmediated ; computer
Tipe Carrier volume ; online resource
Deskripsi Fisik xiii, 79 pages : illustration + appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
TA-pdf 16-17-590513860 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20405182
ABSTRAK
Software crisis adalah istilah yang pertama kali diciptakan lebih dari 30 tahun yang lalu, istilah ini mengartikan bahwa pengembangan perangkat lunak membutuhkan waktu yang cukup lama, biaya terlalu banyak, dan tidak bekerja dengan baik pada saat waktu penyerahan. Software crisis disebabkan karena proses pengembangan perangkat lunak dalam banyak organisasi yang tidak disiplin, kacau, dan benar-benar tidak dapat diprediksi. Dalam mengatasi software crisis dibutuhkan adanya perbaikan proses pengembangan. Di beberapa organisasi, perbaikan proses telah menyebabkan perbaikan efisiensi proses. Oleh karena itu, perbaikan proses perangkat lunak (Software process improvement) adalah langkah yang jelas dan logis dalam mengatasi Software crisis.

Kerangka kerja perbaikan proses pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah CMMI-DEV sebagai kerangka perbaikan proses pengembangan, dengan representasi Continuous dan penggunaan 7 process area berdasarkan buku yang berjudul Project Management Success with CMMI: Seven CMMI Process areas sebagai alat bantu untuk menentukan pilihan proses area yang tepat serta berlandaskan hasil disertasi yang berjudul Business-Oriented Software Process Improvement Based On CMM And CMMI Using QFD sebagai alat bantu dalam penetapan prioritas dari 7 process area. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prioritas process area dan konsekuensinya.

ABSTRACT
Software crisis was the term created the first time term for 30 years. This means that software development requires considerable time, too much cost, and not in time of delivery. In many organizations, Software crisis due to the software development process is not discipline, chaotic and totally unpredictabel. In addressing crisis is needed software development process improvement. In some organizations, the improvement process has led to improve the efficiency of the process. Therefore, process improvement of Software process improvement is a clear and logical step in overcoming the Software Crisis.

Framework for software development process improvement used is CMMI-DEV representing of Continuous and 7- process area based on the book Project Management Success with CMMI: Seven CMMI Process areas for determining the proper process area; and based on the book Business-Oriented Software Process Improvement Based On CMM And CMMI Using QFD as tool in determining the 7-process area. The result of this research is a priority of process area and its consequence.