UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

Pengaruh peningkatan kepuasan kerja terhadap perilaku inovatif dengan pemberian pelatihan work redesign pada atasan : studi pada kantor pusat PT XY = The effect of increasing job satisfaction on innovative behavior by providing work redesign training for supervisor : study at head office PT XY / Deasy ratnasari

Nomor Panggil T35344
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2013
Program Studi
 Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku inovatif pada karyawan di kantor pusat PT XY. Berdasarkan hasil identifikasi masalah organisasi, karyawan merasa kurang puas terhadap gaji, imbalan nonfinansial (apresiasi), atasan, kesempatan promosi, transparansi informasi (komunikasi), dan sifat pekerjaan sehingga menghambat perilaku inovatif yang ditampilkan oleh karyawan. Hal ini perlu dibuktikan dengan mengukur pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku inovatif. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Job Satisfaction Survey (Spector, 1997) dan Innovative Work Behavior (Janssen, 2000) yang telah diadaptasi. Hasil penelitian pada 49 karyawan di kantor pusat PT XY menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan kepuasan kerja terhadap perilaku inovatif pada karyawan kantor pusat di PT XY (R2 = 0.388*, p < 0.05). Hasil perhitungan lebih lanjut menunjukan bahwa faset kepuasan terhadap sifat pekerjaan paling berpengaruh terhadap perilaku inovatif. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menetapkan intervensi yang tepat untuk menangani masalah organisasi ialah dengan memberikan pelatihan work redesign pada atasan yang memiliki subordinat dengan tingkat kepuasan terhadap sifat pekerjaan yang rendah. Selanjutnya, peneliti melakukan uji perbedaan pada skor kepuasan kerja (termasuk kepuasan terhadap sifat pekerjaan) dan skor perilaku inovatif saat sebelum dan setelah dilaksanakan intervensi. Uji ini dilakukan pada 6 orang subordinat yang atasannya telah mengikuti pelatihan. Hasilnya tidak terdapat perbedaan antara skor kepuasan kerja dan skor perilaku inovatif saat sebelum dan setelah diberikan intervensi. Namun demikian, ditemukan adanya perbedaan skor kepuasan terhadap sifat pekerjaan.
ABSTRACT The study was conducted to find out the effect of increasing job satisfaction on innovative behavior to employee at Head Office PT XY. Based on result of organizational assessment, employees feel unsatisfied to pay, rewards, supervision, promotion, communication, and nature of work so that it inhibits employees to perform innovative behavior. This hypothesis was verified by measuring the influence of job satisfaction on innovative behavior. Instrument tools used in this study are Job Satisfaction Survey (Spector, 1997) and Innovative Work Behavior (Janssen, 2000) that has been adapted. The result of study on 49 employees indicated that there are significant effects of job satisfaction on innovative behavior to employees at Head Office PT XY (R2 = 0.388*, p < 0.05). Further result showed that nature of work as one of job satisfaction facets is the best facet giving influence to innovative behavior. Based on these result, the researcher determined appropriate interventions to solve the problems by providing work redesign training for supervisors who have subordinate with low satisfaction to nature of work. Then, the researcher conducted a comparison test in global job satisfaction (including nature of work) and innovative behavior scores before and after the intervention. These tests are conducted to 6 employees whose supervisor has already participated at training. The result indicated that there are no significant differences in global job satisfaction and innovative behavior score before and after the intervention. But, there is a significant difference in nature of work score before and after the intervention.
 File Digital: 1
Shelf
 T35344-Deasy Ratnasari.pdf ::

Akses untuk anggota Perpustakaan Universitas Indonesia, silahkan

 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : unmediated ; computer
Tipe Carrier : volume ; online resource
Deskripsi Fisik : xvi, 108 pages : illustration ; 28 cm + appendix
Catatan Bibliografi : pages 105-108
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
T35344 15-18-506567496 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20349599
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja
terhadap perilaku inovatif pada karyawan di kantor pusat PT XY. Berdasarkan
hasil identifikasi masalah organisasi, karyawan merasa kurang puas terhadap gaji,
imbalan nonfinansial (apresiasi), atasan, kesempatan promosi, transparansi
informasi (komunikasi), dan sifat pekerjaan sehingga menghambat perilaku
inovatif yang ditampilkan oleh karyawan. Hal ini perlu dibuktikan dengan
mengukur pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku inovatif. Alat ukur yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Job Satisfaction Survey (Spector, 1997) dan
Innovative Work Behavior (Janssen, 2000) yang telah diadaptasi. Hasil penelitian
pada 49 karyawan di kantor pusat PT XY menunjukkan terdapat pengaruh yang
signifikan kepuasan kerja terhadap perilaku inovatif pada karyawan kantor pusat
di PT XY (R2 = 0.388*, p < 0.05). Hasil perhitungan lebih lanjut menunjukan
bahwa faset kepuasan terhadap sifat pekerjaan paling berpengaruh terhadap
perilaku inovatif. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menetapkan intervensi yang
tepat untuk menangani masalah organisasi ialah dengan memberikan pelatihan
work redesign pada atasan yang memiliki subordinat dengan tingkat kepuasan
terhadap sifat pekerjaan yang rendah. Selanjutnya, peneliti melakukan uji
perbedaan pada skor kepuasan kerja (termasuk kepuasan terhadap sifat pekerjaan)
dan skor perilaku inovatif saat sebelum dan setelah dilaksanakan intervensi. Uji
ini dilakukan pada 6 orang subordinat yang atasannya telah mengikuti pelatihan.
Hasilnya tidak terdapat perbedaan antara skor kepuasan kerja dan skor perilaku
inovatif saat sebelum dan setelah diberikan intervensi. Namun demikian,
ditemukan adanya perbedaan skor kepuasan terhadap sifat pekerjaan.


ABSTRACT
The study was conducted to find out the effect of increasing job
satisfaction on innovative behavior to employee at Head Office PT XY. Based on
result of organizational assessment, employees feel unsatisfied to pay, rewards,
supervision, promotion, communication, and nature of work so that it inhibits
employees to perform innovative behavior. This hypothesis was verified by
measuring the influence of job satisfaction on innovative behavior. Instrument
tools used in this study are Job Satisfaction Survey (Spector, 1997) and Innovative
Work Behavior (Janssen, 2000) that has been adapted. The result of study on 49
employees indicated that there are significant effects of job satisfaction on
innovative behavior to employees at Head Office PT XY (R2 = 0.388*, p < 0.05).
Further result showed that nature of work as one of job satisfaction facets is the
best facet giving influence to innovative behavior. Based on these result, the
researcher determined appropriate interventions to solve the problems by
providing work redesign training for supervisors who have subordinate with low
satisfaction to nature of work. Then, the researcher conducted a comparison test in
global job satisfaction (including nature of work) and innovative behavior scores
before and after the intervention. These tests are conducted to 6 employees whose
supervisor has already participated at training. The result indicated that there are
no significant differences in global job satisfaction and innovative behavior score
before and after the intervention. But, there is a significant difference in nature of
work score before and after the intervention.